01/2010

Laman

Kamis

MELAYANI GROSIR dan ECERAN

MELAYANI GROSIR dan ECERAN

Bergabung Bersama Kami, Perangi Kanker Serviks

Khusus Grosir / Distributor Order Perdana minimal 1 Set seharga US$ 82

Atau sekitar Rp.800.000,- akan mendapat barang senilai Rp.975.000,- (hrg eceran)

Ini MLM murni bukan MLM "DRAKULA"; tanpa Uang Pendaftaran; Transaksi Jual-Belinya Jelas; dengan membeli minimal 1 set dg harga GROSIR sekaligus mendapatkan ID keanggotaan

1 Set Lovemoon Anion bisa untuk kebutuhan Setahun.

1 Set Lovemoon berisi 19 pak terdiri dari :
1. Days : 10 pak @ isi 10 pcs
2. Night : 4 pak @ isi 8 pcs
3. Pantyliner : 5 pak @ isi 30 pcs

Kami juga menjual secara eceran :
1. Days : 1 pak isi 10 = Rp.50.000,-
2. Night :1 pak isi 8 = Rp.50.000,-
3. Pantyliner : 1 pak isi 30 = Rp.55.000,-

Hubungi :
AGIL
Phone / Hp : 024 7012 7065 / 085 641 586 955
E-mail : info.gofreedom@yahoo.co.id

Pembayaran bisa ditransfer ke :
No. Rekening : 135-00-0599475-9
Nama Bank : Mandiri KCP Semarang Majapahit
Atas nama : Agil Siswo Heksanto
atau
No. Rekening : 900 2243977
Nama Bank : Shar'e (Muamalat)
Atas nama : Agil Siswo H.

Kenapa ISTRIKU Beralih Ke Produk ANION ???

Kenapa ISTRIKU Beralih Ke Produk ANION ???

Awal pertama mengetahui ANION yg sekarang menjadi “kebutuhan bulanan” istriku adalah ketika melihat secara langsung DEMO produk yang dilakukan oleh bunda YEYEN (Grand Mentor di FFG) sekaligus seorang pengusaha pakaian dengan merk “DANISH” dengan omzet Puluhan Milyar tiap tahunnya sekitar setahun yang lalu. Saat itu benar-benar nggak kebayang kalau ternyata yang selama ini dipake istriku setiap bulan bahan bakunya berasal dari kertas bekas yg kaya akan BAHAN KIMIA dalam proses bleanching (pemutihan bahan), proses penghilangan bau, serta proses sterilisasi. Dan saat demo produk itu dibuktikan bahwa bahan-bahan kimia berbahaya yang terkandung di pembalut ‘kebanyakan’ itu sangat mungkin bercampur dengan darah kotor dan bisa masuk kembali ke dalam rahim.

Setelah tahu akan efek samping serta bahaya ketika memakai pembalut kebanyakan itulah saya dan istri saat ini BERKOMITMENT untuk melakukan edifikasi / menularkan info berharga ini kepada teman-teman serta sanak dan keluarga. Agar lebih jelas lagi, saya akan berusaha menggambarkan proses demo produk MILIK SAYA yg sudah dipakai oleh istri secara rutin tiap bulan dibandingkan pembalut kebanyakan :

1. Dari kemasannya produk MILIK SAYA (ANION) terbuat dari alumunium foil yg tahan panas serta bisa dibuka-tutup, sehingga saat mengambil pembalut bisa ditutup kembali dan aman dari serangan binatang-binatang kecil. Kemudian di kemasan produk SAYA juga terdapat tanggal kadaluarsa selama 3 tahun, sehingga kita tahu kapan produk SAYA dibuat dan kapan kadaluarsanya. Selain itu ada label halalnya juga…jadi benar-benar aman buat perawatan organ ‘VITAL’ kaum hawa. Tapi kalau produk kebanyakan kemasannya sangat tidak aman. Kemasannya dari plastik dan tidak bisa buka-tutup, kemudian tidak ada tanggal kadaluarsanya, sehingga kita tidak tahu kapan produk kebanyakan itu dibuat……INI BARU DARI KEMASANNYA.

2. Berikutnya produk milik SAYA lebih tipis dan sangat nyaman ketika dipake, sedangkan produk kebanyakan lebih tebal.

3. Setelah itu kedua macam produk dibuka dan setelah dicek ternyata produk milik SAYA (ANION) bahan perekatnya berasal dari bahan semacam permen karet, jadi sangat aman. Sedangkan produk kebanyakan perekatnya berasal dari bahan kimia berbahaya yang mana bekas lem yg menempel di celana dalam tidak serta merta hilang meski sudah dicuci 2-3 kali, dan ini bisa menyebabkan iritasi dan gatal-gatal serta masalah lainnya pada sebagian besar wanita.

4. Setelah ditempel dipapan terlihat perbedaan menyolok tekstur permukaannya; produk milik SAYA rata dan halus, sedangkan produk kebanyakan licin – lebih kasar- dan berkerut-kerut…inilah salah satu yg menyebabkan iritasi.

5. Untuk melihat apakah produk milik SAYA daya serapnya bagus, maka setelah kedua macam produk ditempelkan pada papan kemudian disemprotkan air sebanyak 35 cc sebagai ilustrasi wanita sedang haid (biasanya mengeluarkan darah sekitar 25 – 50 cc)….kemudian tunggu beberapa menit.

6. Hebatnya lagi setiap pak produk milik SAYA berhadiah langsung 'tanpa diundi' satu alat test sekali pake yang sudah dipatenkan di 169 negara. Alat test ini untuk memastikan apakah kondisi rahim dalam kondisi sehat atau ada masalah…cara pakainya sangat mudah; alat test ini ada 3 macam, yaitu : cotton bud, kertas indikator warna untuk mencocokkan arti perubahan warna serta stik pengetest, dan langkah-langkahnya mudah sekali; ambil sample cairan dari mulut rahim kemudian torehkan pada stik pengetest; tunggu setengah menit, maka akan terjadi perubahan warna; semakin terang warnanya berarti kondisi rahim makin sehat, tapi kalau warnanya semakin gelap berarti ada masalah, kalau sangat gelap harus segera melakukan papsmear ke rumah sakit dan dokter akan menentukan langkah berikutnya yang harus diambil. Jadi alat test ini bisa dikatakan sebagai jembatan sebelum wanita harus benar2 melakukan papsmear. Agar hasilnya akurat, maka ketika melakukan test itu waktunya seminggu setelah haid bersih – tidak berhubungan intim dengan suami selama 2 hari sebelumnya – dan lakukan di pagi hari sebelum kencing pertama terjadi.

7. Berikutnya dipermukaan kedua pembalut dikasih tisue dan ditekan kuat2 sebagai ilustrasi wanita yg sedang haid lagi duduk….ternyata produk milik SAYA (ANION) benar2 kering sedangkan produk kebanyakan sangat…sangat…sangat BASAH dan BANJIR…..benar2 jauh sekali perbedaannya.

8. Untuk mengetahui bahannya dari apa, maka kedua pembalut dibedah…dan terlihat bahwa produk milik SAYA terdiri dari 7 lapis sedangkan produk kebanyakan Cuma 3 lapis…..berikutnya sebagian besar dari kita menyangka bahwa bahan baku produk kebanyakan berasal dari kapas/kapuk…untuk itu diambil sebagian dan dicelupkan ke dalam air begitu juga dengan produk milik SAYA kemudian keduanya diaduk….TERNYATA produk milik SAYA (ANION) tidak hancur dan airnya tidak keruh…jadi sebagaimana sifat kapas/kapuk yg berserat, maka ketika diaduk tidak akan hancur…TERBUKTI produk milik SAYA berasal dari kapas/kapuk sehinga sangat aman….sedangkan produk kebanyakan HANCUR ketika diaduk dan airnya menjadi keruh dan cenderung agak putih….TERNYATA pembalut kebanyakan bahan bakunya dari kertas bekas yang kaya akan bahan kimia BERBAHAYA….itulah KENAPA ISTRIKU TIDAK BERANI MEMAKAI PRODUK KEBANYAKAN LAGI…

9. Produk milik SAYA terdiri dari 7 lapis yaitu lapisan 1 dari bahan katun, kedua terdapat ANION /Ion negatif yg juga dipatenkan di 169 negara sehingga produk lain nggak bisa MENIRU, kemudian lapisan berikutnya kapas dan juga terdapat jelly dari bahan alami sehingga aman, dan lapisan terakhir berpori-pori sehingga LAPISAN ATAS SANGAT KERING dan LAPISAN TERAKHIR BERPORI-PORI /oksigen tetap bisa masuk dan terjadi sirkulasi dan ini bisa semakin menekan pertumbuhan bakteri dan kuman2 berbahaya….KEMUDIAN ANION/ION NEGATIF FUNGSINYA sangat banyak : ….bisa bunuh kuman, virus serta bakteri berbahaya; kemudian bisa mengurangi bau yang ada di rahim seperti bau amis serta bau tidak sedap akibat dari rahim yang kurang sehat….dan ANION juga bisa menyeimbangkan hormon…sehingga wanita yg haidnya sakit, tidak teratur, sulit hamil, suka marah2 saat haid, sakit pinggang saat haid , dan berbagai masalah lainnya bisa TERATASI saat memakai produk milik SAYA. Sedangkan produk kebanyakan Cuma 3 lapis dan dari kertas bekas….selain itu lapisan terakhir ternyata dari plastik…makanya tidak tembus, sehingga permukaan atasnya BANJIR sedangkan yang bawah kedap udara alias tidak ada sirkulasi oksigennya selain panas bakteri dan kuman jadi makin nyaman karena miskin oksigen.

10. Inilah produk satu-satunya yg sangat aman dipakai dan direkomendasikan oleh banyak dokter ahli serta sudah punya banyak penghargaan dan pengakuan….salah satunya sudah bersertifikat F.D.A (istilahnya Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan di AMERIKA dan sangat sulit sebuah produk bisa mendapatkannya karena syaratnya sangat ketat dan harus benar-benar produk yang sangat aman dipakai).

Demikian gambaran dari kami semoga mbak mau berpikir ulang kembali dan segera meninggalkan pembalut kebanyakan karena meskipun selama ini tidak ada masalah…

Kenapa??? Karena Ketika disurvey secara acak 83% dari Wanita dewasa itu pasti ada masalah dengan rahimnya dan 63% dari angka 83% itu gara-gara pemakaian pembalut kebanyakan. (misalnya ada 10 orang ditest, maka yang 8 bermasalah). Selain itu sampai saat ini kematian akibat kanker serviks di Indonesia sangat tinggi, yaitu tiap 1 jam dan kanker SERVIKS (leher-mulut rahim) itu benar-benar tanpa gejala…jadi lebih ganas dibanding AIDS dan ini terjadi juga berkaitan erat dengan penggunaan pembalut kebanyakan…..SEMOGA INFO INI BERMANFAAT dan segera tularkan kepada yang lain. suwun.

Perawatan organ "intim" wanita.

Cara membersihkan daerah kewanitaan yang terbaik ialah membasuhnya dengan air bersih. Satu hal yang harus diperhatikan dalam membasuh daerah kewanitaan kita, terutama setelah buang air besar (BAB), yaitu dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang (dari vagina ke arah anus), bukan sebaliknya. Mengapa demikian? karena apabila kita terbalik arah membasuhnya, maka kuman dari daerah anus akan terbawa ke depan dan dapat masuk ke dalam vagina.

Apabila kita menggunakan sabun untuk membersihkan daerah intim kita, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan pH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-pH netral.

Bagaimana dengan sabun / pembersih khusus vagina?

Sebaiknya kita menghindari pemakaian berbagai jenis pembersih vagina, sebab didalam vagina kita sebenarnya telah ada suatu mekanisme alami yang telah diciptakan Allah SWT, dimana mekanisme alami ini akan mempertahankan keseimbangan keasaman vagina kita. Mekanisme ini diperankan oleh bakteri normal yang secara alami terdapat dalam vagina kita. Apabila keseimbangan tersebut terganggu, bakteri baik dalam vagina akan mati dan malah akan berkembang bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.

Apabila kita membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun dan sejenisnya, sebaiknya hanya dibagian luar saja. Misalnya bagi wanita yang sudah bersuami, setelah berhubungan suami-istri, kita boleh menggunakan pembersih vagina, yaitu untuk mengembalikan keasaman vagina, karena sifat sperma laki-laki adalah basa. Tapi sekali lagi dr. Inong menekankan hanya dibagian luarnya saja, jangan disemprotkan kedalam vagina.

Sebaiknya gunakan sabun bayi karena biasanya sabun bayi memiliki pH netral. Setelah memakai sabun, hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), sebab bila masih ada sisa sabun yang tertinggal malah dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, harus dikeringkan dengan handuk atau tissue, tetapi jangan digosok-gosok.

jangan menggunakan bedak untuk daerah kewanitaan, termasuk juga pada bayi terutama bayi perempuan. Sebab menurut penelitian terbaru, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk. Mengapa demikian? Karena bedak tersebut dapat masuk kedalam vagina yang dikemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti misalnya tumor (granuloma, dsb).

Jika kita ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ke telapak tangan kita, baru kemudian kita usapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Hal ini untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam vagina bayi.

Hal lain yang juga ditekankan oleh beliau adalah jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam organ intim kita.

Apabila kita menggunakan WC umum, sebaiknya sebelum duduk siram dulu WC tersebut (di-flushing) terlebih dahulu baru kemudian kita gunakan. Hal ini penting karena banyak penderita penyakit kelamin, setelah ditelusuri ternyata mereka pernah menggunakan toilet yang sebelumnya digunakan oleh penderita penyakit kelamin. Biasanya para penderita penyakit kelamin ingin supaya orang lain juga terkena penyakit yang sama, sehingga mereka menempuh berbagai cara untuk menularkan penyakitnya tersebut. Salah satunya ialah dengan tidak menyiram WC yang mereka gunakan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah air yang kita gunakan untuk membasuh apabila kita menggunakan toilet umum. Sebaiknya ambil air langsung dari kran, jangan mengambil air yang sudah ada di bak mandi, karena menurut penelitian air dalam bak mandi sudah banyak mengandung bakteri.

Apabila kita tinggal atau berada di luar negeri, dimana tidak ada air di toilet, maka sebaiknya kita selalu membawa air mineral, untuk persediaan apabila sewaktu-waktu kita hendak ke toilet.

Hal-hal tersebut di atas harus juga kita tekankan kepada anak-anak kita sejak mereka berusia dini (kira-kita mulai usia 6 tahun), supaya mereka terbiasa sejak dini dalam menjaga kebersihan terutama daerah intimnya.

Pemakaian celana yang terlalu ketat juga sebaiknya kita hindari, karena hal ini menyebabkan kulit susah bernafas dan akhirnya bisa menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab dan teriritasi. Pemilihan bahan juga tidak kalah pentingnya, sebaiknya dianjurkan menggunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat, seperti misalnya katun.

Kapan saatnya kita mengganti pembalut? Yaitu apabila di permukaan pembalut telah ada gumpalan darah sebaiknya kita segera mengganti pembalut kita, walaupun baru saja kita ganti pembalut. Alasannya ialah karena gumpalan darah yang terdapat di permukaan pembalut tersebut merupakan tempat yang sangat baik untuk perkembangan bakteri dan jamur.

Bagaimana cara membersihkan bulu kemaluan yang benar?

Pada prinsipnya kita tidak boleh membersihkan bulu daerah kemaluan dengan cara mencabutnya. Sebab, apabila kita mencabut bulu kemaluan, maka akan timbul lubang pada bekas cabutan tersebut, dan ini dapat menjadi jalan masuk bagi kuman / bakteri dan jamur yang selanjutnya dapat mengakibatkan timbulnya iritasi dan penyakit kulit di daerah tersebut.

Menurut hadist Rasulullah SAW, minimal setiap 40 hari sekali kita dianjurkan untuk merapikan bulu kemaluan kita.

Bulu kemaluan yang terlau lebat (yang tidak pernah dirapikan) dapat menjadi tempat tumbuhnya kutu, bakteri/kuman serta jamur, yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

merapikan disini bisa hanya dengan memendekkan saja. Misalnya dipendekkan kira-kira setengah sentimeter dengan menggunakan gunting. Atau apabila kita hendak mencukurnya bisa menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut yang sebelumnya sudah kita cuci dahulu dengan sabun dan disiram air panas. Setelah digunakan, alat cukur dicuci kembali dan disimpan ditempat yang bersih dan kering, jangan disimpan ditempat yang lembab, karena bisa ditumbuhi jamur dan bakteri. Juga jangan menggunakan alat cukur secara bergantian, walaupun dengan suami kita.

Kenapa bisa timbul bisul di daerah kewanitaan kita?

Bisul yang timbul di daerah kemaluan kita bisa karena higiene / kebersihan daerah intim yang kurang atau bisa juga timbul karena pengaruh hormon. Bisul yang timbul karena pengaruh hormon biasanya muncul secara periodik. Hal ini disebabkan karena saat menjelang haid hormon progesteron dalam tubuh kita meningkat jumlahnya, Hal ini menyebabkan bakteri lebih mudah tumbuh. Jadi saat menjelang menstruasi kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan daerah kewanitaan kita dan jangan sampai daerah tersebut lembab. Caranya ialah dengan memakai celana yang longgar atau mengenakan rok. Juga memilih celana dalam dengan bahan yang menyerap keringat.
from http://canmanpink.wordpress.com

pada dasarnya daerah kewanitaan sangat mudah untuk terinfeksi berbagai bakteri, sehingga kebersihan sangatlah penting.

Tentang Keputihan

Info Kesehatan dari :
( Dr. Prita Kusumaningsih, SpOG / Dokter spesialis Obsgyn BSMI)
Anda dapat mengajukan pertanyaan mengenai masalah kesehatan ini, dengan cara mengklik "kirim komentar". Pertanyaan anda akan di jawab langsung oleh Dr. Prita Kusumaningsih, SpOG.

Kalau ada penyakit wanita yang paling banyak jadi pembicaraan, mungkin itulah keputihan. Maklumlah, diperkirakan lebih dari 80% wanita di dunia ini pernah mengalaminya. Dan itu terbukti dengan adanya istilah keputihan yang ada di setiap bahasa. Misalnya : darah putih, pek tay, fluor albus, dll (silakan kalau ada yang mau menambahkan dengan bahasa setempat ). Dan karena saking memasyarakatnya, keputihan akhirnya juga dibumbui dengan berbagai salah kaprah dan mitos yang mengakibatkan mereka yang mengalaminya tidak mampu berpikir obyektif.

Hal-hal yang dimitoskan umumnya adalah berbagai penyebab keputihan, misalnya: makan mentimun diyakini bisa menimbulkan keputihan. Atau, keputihan bisa membuat mandul dan kanker. Lalu muncullah berbagai jenis terapi yang digembargemborkan bisa menyembuhkan keputihan. Terapi ini bermacam-macam bentuknya, dari sediaan yang harus diminum sampai kayu yang dimasukkan ke dalam rongga vagina! Karenanya, penting bagi setiap wanita untuk mendapatkan pengertian yang jelas tentang keputihan serta bagaimana menyikapinya dengan benar.

Secara definisi, keputihan adalah keluarnya cairan yang bukan darah secara berlebihan dari kemaluan wanita. Mengapa harus berlebihan untuk bisa disebut keputihan? Karena, dalam kondisi normal daerah genitalia wanita memang selalu dalam keadaan lembab. Namun kelembaban ini bisa berfluktuasi : lembab sekali, lembab biasa dan lembab sedikit, begitulah secara mudahnya. Fluktuasi kelembaban ini berlangsung secara siklik, tergantung dari kondisi hormon pada siklus haid. Kondisi “lembab sekali” terkadang dirasakan mengganggu akibat sensasi basah yang ditimbulkannya.

Darimana asal cairan tersebut? Dalam kondisi normal di bawah pengaruh hormon estrogen maka dihasilkan sejumlah cairan kental oleh kelenjar-kelenjar yang terdapat di dalam saluran vagina. Cairan ini berproses dengan bakteri ‘baik’ yang berada dalam vagina menghasilkan zat asam laktat. Bakteri baik tersebut adalah bakteri Doderlein. Asam laktat yang dihasilkannya membuat suasana vagina menjadi asam (pH rendah, sekitar 3-4) sehingga menghambat pertumbuhan kuman yang lain. Jelas bahwa fungsi cairan yang kita anggap mengganggu tersebut adalah melembabkan dan sekaligus membersihkan.

Kalau banyak sedikitnya cairan di vagina tergantung dari siklus haid, maka berarti ada kondisi ‘keputihan’ yang sebenarnya normal. “Keputihan normal” ini perlu dikenali agar anda yang mengalaminya tidak perlu panik dan bertindak berlebihan. Berikut ini adalah sifat-sifat dari keputihan yang normal : cairannya berwarna putih atau jernih, tidak berbau, tidak berbuih, tidak berasa pedih, gatal, maupun panas.

Kapan keputihan normal atau fisiologis timbul?
Anda bisa mengalaminya di saat-saat sebagai berikut : menjelang haid, di masa subur, di saat hamil, dan saat mengalami rangsang seksual. Selain itu peningkatan jumlah cairan juga terjadi pada pengguna alat kontrasepsi AKDR. Bahkan, kelelahan fisik dan stress psikis ternyata bisa juga jadi biang keladi keluarnya cairan yang berlebihan.
Meskipun normal, kita tetap harus waspada karena kondisi lembab yang berlebihan dapat merangsang tumbuhnya jamur dan bakteri yang lain.

Apa yang harus dilakukan ?

Pertama, jagalah agar area genitalia dan sekitarnya tetap kering. Selain kering juga harus bersih. Alat pembersih yang terbaik adalah air. Apabila ragu dengan kualitas air, dapat digunakan air matang.


Kedua, selalu menggunakan bahan pakaian (dalam) yang menyerap keringat, yaitu yang terbuat dari katun, serta tidak ketat, dan lagi-lagi ...bersih.


Ketiga, cara istinja’ adalah dari area depan (genital) ke arah belakang (anus).
Keempat, menjaga kesehatan tubuh dengan baik sehingga tercapai daya tahan tubuh yang tinggi.


Kelima, memberikan perhatian ekstra terhadap area genitalia pada saat haid, karena di saat itu kondisi keasaman vagina menurun


Keenam, melaksanakan sunnah Rasul yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, yakni memendekkan rambut kemaluan setiap 40 hari. Hal ini mencegah akumulasi kuman yang berbahaya disamping memudahkan pembersihan.


Keputihan Patologis (abnormal)
Yang justru harus lebih mendapatkan perhatian adalah keputihan yang tidak normal atau patologis. Sifat cairannya berkebalikan dari dari yang normal, yaitu : berwarna (bisa kuning, hijau, kecoklatan), berbau, berbuih, terkadang bergumpal seperti susu pecah atau tepung basah, berasa (gatal, pedih, panas), ...dan tidak hilang selama belum mendapatkan pengobatan yang tepat. Jadi, jika keputihan yang anda alami memenuhi syarat-syarat untuk masuk ke golongan patologis, jangan ragu-ragu untuk datang ke dokter. Pengobatan yang tepat adalah pengobatan yang sesuai dengan penyebabnya. Dokter akan melakukan pengambilan contoh cairan keputihan yang kemudian akan dianalisa di laboratorium untuk diketahui penyebabnya.

Macam-macam penyebab keputihan abnormal adalah sebagai berikut :
1. Infeksi
2. Alergi
3. Iritasi
4. Penyakit kronis
5. Tumor/kanker

Dari sekian banyak penyebab keputihan , yang tersering adalah infeksi. Penyebab infeksi ini pun bermacam-macam, dari golongan flora maupun fauna, yaitu :
1. Jamur (Candida albicans)
2. Parasit (Trichomonas vaginalis)
3. Bakteri (Chlamidia sp)
4. Virus

Setiap penyebab menimbulkan keputihan dengan ciri yang spesifik, namun demikian sering juga terjadi infeksi campuran. Sehingga untuk memastikan penyebab suatu keputihan maka harus dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Untuk gambaran mudahnya ciri keputihan yang disebabkan oleh masing-masing organisme adalah sebagai berikut :
Keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur
Ditandai dengan rasa gatal yang sangat. Bahkan pada kondisi yang berat disertai rasa seperti terbakar . Rasa gatal ini bisa meningkat pada pasca sanggama, dan pasca berkemih. Keputihan normal (baca posting terdahulu), kehamilan dan haid bisa memicu timbulnya infeksi candida ini. Jamur Candida juga tumbuh lebih cepat pada lingkungan yang berkadar gula tinggi. Sifat cairan keputihannya, tidak berbau, putih, cenderung agak menggumpal. Pada pemeriksaan cairan di bawah mikroskop akan tampak bentukan serabut-serabut yang disebut hypha sebagai ciri khas jamur.

Setelah dipastikan bahwa penyebabnya adalah jamur, maka dokter akan memberikan pengobatan anti jamur. Cara pemberiannya pun bisa bermacam-macam, yaitu suppossitoria yang dimasukkan ke dalam vagina, obat yang ditelan (oral), dan cairan untuk membasuh kemaluan. Ada beberapa kondisi yang menjadi pertimbangan untuk memilih satu jenis pengobatan. Misalnya, jika pasiennya adalah seorang ibu hamil, maka pengobatan oral dihindari. Demikian juga apabila pasiennya seorang gadis, maka pengobatannya lewat suppositoria vaginalah yang dihindari. Terkadang keputihan ini juga disertai dengan rasa gatal pada kulit kemaluan sampai dengan pelipatan paha. Untuk yang terakhir ini pengobatan diberikan dalam bentuk salep anti jamur.

Penting untuk diingat dan diperhatikan bahwa terapi jamur, apalagi bila dalam pemeriksaan mikroskopis jamur tersebut sudah berbentuk blastospora (jamur berada dalam cangkang yang kuat), adalah terapi yang mutlak harus tuntas. Jangan menghentikan pengobatan semaunya. Ikutilah dosis dan anjuran yang diberikan oleh dokter dan bisa diperjelas oleh apoteker, meskipun keluhan utamanya yaitu gatal-gatal sudah hilang. (Sumber : http://drprita.multiply.com)

Yang Patut Diketahui Tentang Keputihan

Keputihan bukan hal asing bagi wanita. Berikut ini beberapa fakta tentang keputihan yang patut Anda ketahui:

Keputihan tidak hanya dialami wanita. Pria pun bisa mengalami keputihan. Biasanya tertular dari istri, kalau keputihan istri jenis keputihan infeksi. Artinya, ada bibit penyakit dalam keputihannya. Lewat hubungan seksual, bibit penyakit ini ditularkan kepada suami. Walau gejala keputihan suami tidak senyata pada wanita, gejalanya sama. Ada keluhan gatal dan keluar lendir abnormal dari liang kemih pria.

Keputihan pada wanita tidak selalu berarti normal. Keputihan umumnya dianggap lazim pada wanita dewasa. Keputihan bisa dianggap normal (bukan karena penyakit) bila cairannya bersifat encer, bening, tidak berbau, dan tidak pula gatal. Biasanya muncul menjelang haid sebagai bagian dari aktivitas hormon wanita. Keputihan yang sama juga mungkin muncul pada reaksi alergi pada pakaian dalam yang tidak cocok. Pada wanita berbakat alergi, pakaian dalam berbahan nilon, misalnya, bisa menimbulkan gejala keputihan juga. Begitu juga jika memakai semprot pembersih vagina, tisu vagina, tisu KB, atau bedak pada vagina. Hubungan badan dengan suami memakai karet KB pun bisa berakibat sama. Gejala keputihan juga bisa merupakan manifestasi dari berlebihan fungsi kelenjar sekitar vagina. Kita tahu dalam kondisi terangsang seksual, baik secara mekanis (celana ketat, berbantal guling), maupun secara berkhayal oleh novel romantis, produksi lendir vagina bisa meningkat. Rangsangan seksual menimbulkan gejala keputihan juga. Termasuk keputihan di kalangan lesbian, memakai penis artifisial, pengguna vibrator, atau wanita yang punya kebiasaan masturbasi dengan alat yang kurang bersih.

Anak balita perempuan juga bisa keputihan. Bisa jadi begitu. Kasus keputihan pada balita perempuan bisa terjadi jika mengasuhnya atau baby sitter nya mengidap keputihan karena penyakit, dan bukan keputihan biasa. Artinya penyakit ini mungkin menempel di jemari tangan si pengasuh saat ia habis berkemih. Dan bibit ini bisa saja pindah ke kemaluan balita perempuan yang diasuhnya sewaktu mencebokinya. Dengan cara demikian, keputihan penyakit ditularkan kepada si anak.

Jenis keputihan ada banyak. Selain keputihan yang normal, kita juga mengenal keputihan penyakit. Kalau keputihan normal lendirnya bening, encer, tidak berbau, dan tidak gatal. Keputihan penyakit sebaliknya. Selain lendirnya kental, berwarna putih susu, kuning, atau kehijauan, umumnya berbau dan gatal pula.

Keputihan penyakit tidak mengenal musim, sebab hampir selalu muncul selama belum diobati. Sedang keputihan bukan penyakit hanya muncul pada saat-saat tertentu saja, seperti menjelang haid, kecapekan, atau sewaktu terangsang seksual.

Keputihan penyakit disebabkan oleh masuknya bibit penyakit ke vagina. Kita tahu vagina merupakan liang yang terbuka dengan dunia luar. Hanya dengan mengandalkan kuman-kuman bersahabat di dalam vagina, yang menghasilkan suasana asam di sana, maka bibit penyakit dari luar tidak mudah masuk.

Penyebab keputihan penyakit paling sering adalah golongan parasit richomonas vaginale. Keputihannya berupa lendir agak kental berwarna kekuningan. Keputihan oleh jamur candida albicans, lendir keputihannya berwarna susu kental. Sedang keputihan oleh kuman, lendirnya biasanya kental mungkin kuning agak kehijauan. Ketiga jenis penyakit keputihan ini berasal dari luar tubuh. Yaitu apabila kebersihan vagina kurang terpelihara. Cebok sembarangan di WC umum, atau air cebok tidak bersih.

Dari beberapa penelitian di Indonesia banyak wanita tertular keputihan jamur dari WC umum, baik gayung, bak mandi, maupun air ceboknya, kebanyakan sudah tercemar jamur candida. Hal ini sama terjadi di WC asrama, rumah tahanan, dan tempat umum lainnya.

Keputihan oleh jamur biasanya disertai pula dengan penyakit jamur kulit di selangkangan. Tampak semacam eksim di sela kulit selangkangan. Eksim yang sama bisa tumbuh di bawah lipatan payudara. Akibat kebersihan kulit yang tidak terjaga, jamur keputihan menjalar ke bagian tubuh lain. Ini terjadi pada lipatan kulit yang lembab dan luput dari penyabunan atau pengeringan dengan handuk. Pada kulit yang lembab dan tidak kering, jamur kulit gampang tumbuh. Adanya jamur kulit bersamaan dengan keluhan keputihan berwarna susu, hampir bisa dipastikan memang jamur penyebabnya.

Keputihan oleh kuman, biasanya berasal dari liang dubur. Kita tahu liang dubur selain membuang ampas, bersamanya mungkin saja keluar juga kuman. Kuman biasanya berasal dari makanan atau minuman yang sudah tercemar.

Kebiasaan berhanduk, dengan menggosok dari belakang ke depan selangkangan, memungkinkan memindahkan kuman dari liang dubur ke vagina. mestinya berhanduk dari depan ke belakang. Sehingga kalau memang ada kuman di liang dubur, kuman tidak sampai terbawa masuk ke vagina.

Kuman juga bisa masuk vagina berasal dari pembalut selagi haid. Jika pada hari hari pertama haid terlambat mengganti pembalut, pembalut yang sudah basah dan terlalu lama dipakai, mungkin sudah tercemar air cebok, sehingga mengundang kuman bersarang di sana. Kuman tersebut yang menyebabkan keputihan juga.

Oleh: dr. Handrawan Nadesul

 

Anion Sehat | Pembalut Anion | Winalite Lovemoon Anion Copyright © 2012 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop